PASAR RAKYAT TANGGAP INFLASI
- May 28, 2025
- Fathul Aripin, S.H
Berikut adalah contoh rilis berita kegiatan Ketahanan Pangan Nasional bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat:
Pasar Murah Tanggap Inflasi Digelar di Kelurahan Kebun Sari
Bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Wujud Nyata Program Ketahanan Pangan Nasional
Kelurahan Kebun Sari, 28 Mei 2025 — Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dan sebagai langkah konkret tanggap inflasi, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat hari ini menggelar Pasar Murah di Kelurahan Kebun Sari. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat yang merasakan langsung manfaat ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, khususnya di tengah tantangan inflasi yang berdampak pada kebutuhan pangan rumah tangga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi Ketahanan Pangan Nasional, yakni:
"Mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan melalui sistem pangan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal."
Adapun misi nasional ketahanan pangan yang menjadi landasan kegiatan ini antara lain:
-
Meningkatkan ketersediaan dan akses pangan masyarakat.
-
Mengembangkan sistem distribusi pangan yang efisien dan merata.
-
Mendorong produksi pangan lokal dan memperkuat cadangan pangan daerah.
-
Mengedukasi masyarakat untuk konsumsi pangan bergizi, aman, dan seimbang.
-
Memperkuat sinergi antar lembaga dan pemangku kepentingan di bidang pangan.
Pasar murah ini menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan sayuran segar, semuanya ditawarkan dengan harga di bawah pasar. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi pangan dan konsumsi pangan sehat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah provinsi berharap dapat menekan laju inflasi pangan, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat terhadap ketersediaan bahan pangan.