PENETAPAN HASIL VERIFIKASI DATA KEMISKINAN EXTREME DI KELURAHAN KEBUN SARI DI HADIRI 5 KEPALA LINGKUNGAN LANSUNG
- Nov 07, 2024
- Fathul Aripin, S.H
Kebun sari ,8/november/2024Musyawarah Penetapan Hasil Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Ekstrem di Kelurahan Kebun Sari
Pada tanggal 8 november Musyawarah Penetapan Hasil Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Ekstrem di Kelurahan Kebun Sari, Kota Mataram, berhasil dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Acara ini bertujuan untuk memastikan akurasi dan kesahihan data kemiskinan ekstrem yang mencakup 665 orang di wilayah tersebut. Musyawarah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperbarui dan memperbaiki data kemiskinan yang ada sebagai dasar dalam merancang program bantuan sosial yang tepat sasaran.
Acara dihadiri oleh sejumlah peserta penting yang memiliki peran dalam pendataan dan penanganan masalah kemiskinan, antara lain: Petugas Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Kader Kesejahteraan Lingkungan (Kaling), serta Dinas Sosial Kota Mataram. Mereka semua berperan aktif dalam proses verifikasi dan validasi data yang mengacu pada kriteria kemiskinan ekstrem, seperti akses terhadap kebutuhan dasar, kesehatan, pendidikan, dan tingkat pendapatan.
Hasil dari musyawarah ini diharapkan akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan valid mengenai kondisi kemiskinan ekstrem yang ada di Kelurahan Kebun Sari. Selain itu, proses ini juga bertujuan untuk menghindari kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial, dengan memastikan bahwa setiap data yang tercatat memang mewakili kondisi riil di lapangan.
Sebagai langkah lanjutan, para peserta musyawarah berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap keluarga-keluarga yang teridentifikasi dalam kategori kemiskinan ekstrem, serta memastikan adanya intervensi yang sesuai dari pemerintah. Proses ini diharapkan dapat mempercepat penanggulangan kemiskinan dan menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat di Kelurahan Kebun Sari.
Demikian, musyawarah ini merupakan salah satu wujud kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.